Catatan Harian & Perjalanan. Puisi &Fotografi. Tutorial Blog, Komputer & Media Sosial

Hadiah Terbaik

Hadiah terbaik datang dari hatimu, bukan dompetmu...

Insya Allah pada setuju yaa dengan quote di atas? 😊 Meski ngga berarti menolak hadiah mahal, asalkan dari hati. Itu penting, tul ngga? 😎

Quote ini saya buat karena ingatan akan hadiah-hadiah kecil yang begitu berarti bagi saya. Hadiah yang meski secara nominal ngga mahal, namun terasa begitu berharga. 

Mulai dari gantungan kunci pemberian sahabat dari Jogja yang usianya udah belasan taun, yang kawat gantungannya sendiri sudah karatan hingga terpaksa saya buang, tapi hiasannya tetap awet dan masih saya simpan. Ada lagi kartu-kartu ucapan saat hobi korespondensi lagi hangat-hangatnya dan masih saya simpan sampai sekarang, bross atau tuspin untuk hijab, mug meski sudah luruh gagangnya, pemberat kertas, dan maaasiih banyak lagi.

Hadiah-hadiah kecil seperti ini kadang jauh lebih awet dari apa yang dibeli sendiri. Bisa jadi karena nilai kenangannya, yang selalu mengingatkan saya pada si pemberi hadiah.

Well... Apapun hadiah yang kita beri dan terima, semoga semakin mengeratkan hubungan pertemanan dan persaudaraan antara kita. Itu yang paling penting. 

Setuju? 😊
Share:

Catatan Mama Rempong

Hari ke empat Ramadhan, saya masih bingung mo nulis apa 😅 Sementara aplikasi Daybook udah manggil-manggil, minta diisi.

Baiklah...
Hari ini saya mau cerita dikit aktivitas harian saya selain aktivitas utama sebagai abdi negara.

info-mini-BOW-12
Mulai dari ikut kelas Bimbingan Optimasi Whatsapp - kerennya disingkat BOW- yang jujur bikin saya agak kelimpungan. Soalnya sejak ikut BOW, chat yang masuk tiap harinya sampe ratusan. Sementara jari-jari sering ngga kuat buat balasin. Apa perlu CS Direkrut biar Omzet Dilecut ya, kayak judul bukunya teh Indari Mastuti?

Belum lagi to do list benahin katalog buku di profil Whatsapp Business @elbookstoreID maupun di akun Instagram dan Telegram

Ngga bisa bayangin kalo batch 7 ini saya lanjutin kelas LAAF alias Learn All About Facebook. Sejak awal April lalu saya memang sudah antisipasi mengukur kemampuan diri. Mungkin bakal lanjut di batch 8 yang materinya makin keren aja


kelas-optimasi-facebook-plus-laaf
Sungguh saya musti belajar lebih kuat lagi soal manajemen waktu ini. Ada saran, teman-teman?

Btw, tulisan hari ini judulnya jadi kayak curhat yaa? 😅

Gapapa deh. Daripada ngga nulis samsek. Setidaknya dalam keterbatasan saya belajar untuk ngga menunda dan ekskyus apa yang sudah saya tekadkan; nulis 30 hari full selama Ramadhan, meski baru yaa segini-segini aja.

Oya, tantangan yang saya buat untuk diri sendiri ini ngga hanya untuk blog ini, tapi ada blog satu lagi di Catatan Harian Mama Gurita, yang terbilang sangat baru-anak saya paling bungsu saat ini. 

Saya nulis selang-seling untuk dua blog ini. Dan untuk Catatan Harian Mama Gurita, saya mengundang para emak, bunda dan mama semua yang butuh sarana buat curhat dan nulis-nulis untuk mengambil bagian.

Yuk, tuliskan kisah harian kita, Mom, supaya menjadi sejarah 😍 

Insya Allah kita ketemu lagi di 5 Ramadhan di sini. Aamiin


Share:

Dan Dia pun Pulang ke Kampung Akhirat

nisan
Innalillaahi wa innailaihi raajiuun...

Hari ke dua puasa, dapat kabar duka adik kelas di SMA yang meninggal selepas sahur tadi. Masya Allah. Sungguh keistimewaan dari Allah untuk hamba-Nya yang berpulang di bulan mulia.

Kematian, sesuatu yang pasti. Meski kita ngga tahu kapan waktunya. Teman yang hari ini kita bicara dan tertawa-tawa dengannya, tahu-tahu beberapa jam kemudian sudah berpulang. Kerabat yang belum sempat kita jenguk  tahu-tahu tersampai kabar sudah tiada, hingga kita menyesal luar biasa karenanya.

Kematian, hal yang misterius. Kita ngga tahu kapan saatnya tapi wajib mengimani sebagai bagian dari takdir yang sudah tertulis di Lauh Mahfudz. Pasien yang tengah sakit parah di kamar rumah sakit, ternyata didului kepergiannya oleh yang sehat bugar tak kurang satu apa pun.

Kita ngga bisa memilih kapan kita mati, tapi bisa mempersiapkan bekal untuk kepulangan kita nanti. Dengan menjadi orang baik dan memperbanyak amal.

Di Ramadhan yang suci dan mulia ini, semoga Allah mampukan kita untuk istiqomah beribadah kepada-Nya sebagai bekal kita ke kampung akhirat. Aamiin

Share:

Popular of The Week

Kelas 30 Hari Optimasi Whatsapp & Facebook